
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para remaja terhadap bahaya penyakit HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS), MTsN 6 Demak mengadakan kegiatan sosialisasi yang bertajuk “Pencegahan HIV/AIDS dan IMS Sejak Dini”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 31 Juli 2025, bertempat di ruang kelas VII B dan diikuti oleh siswa kelas VIII A & B beserta para guru pendamping.
Sosialisasi ini menggandeng Puskesmas setempat dan Komisi Perlindungan Anak Kabupaten Demak sebagai narasumber. Hadir sebagai pemateri utama adalah Bu Titik yang berpengalaman dalam edukasi kesehatan remaja, khususnya yang berkaitan dengan HIV/AIDS dan IMS.
Dalam paparannya, Bu Titik menjelaskan secara gamblang tentang apa itu HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), serta berbagai jenis infeksi menular seksual yang umum terjadi di kalangan remaja, seperti gonore, sifilis, dan klamidia. Beliau menekankan bahwa penularan penyakit-penyakit tersebut tidak hanya melalui hubungan seksual, tetapi juga bisa melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril, transfusi darah yang terkontaminasi, serta dari ibu ke anak saat proses persalinan atau menyusui.
“Remaja adalah kelompok usia yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan dan rasa ingin tahu yang tinggi. Oleh karena itu, penting untuk membekali mereka dengan pengetahuan yang benar agar bisa membuat keputusan yang tepat,” tutur Bu Titik dalam sesi pemaparan.
Selain materi tentang penularan dan pencegahan, para siswa juga diajak berdiskusi mengenai pentingnya menjaga pergaulan, membatasi interaksi fisik yang berisiko, serta membangun kesadaran untuk tidak melakukan seks bebas. Materi disampaikan dengan metode yang menarik dan interaktif, termasuk menggunakan video edukatif, kuis berhadiah, serta sesi tanya jawab terbuka.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Beberapa dari mereka bahkan mengajukan pertanyaan kritis seputar mitos-mitos yang beredar di masyarakat mengenai HIV/AIDS. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi semacam ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga membuka ruang berpikir kritis dan membentuk pola pikir yang lebih sehat.
Di akhir kegiatan, peserta mendapatkan leaflet edukatif serta pin bertuliskan “Saya Peduli HIV/AIDS” sebagai bentuk komitmen dan pengingat agar senantiasa waspada dan peduli terhadap kesehatan diri maupun orang lain.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, MTsN 6 Demak berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan HIV/AIDS dan IMS di kalangan remaja. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala dan melibatkan lebih banyak pihak, agar upaya ini dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih luas lagi.